Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta

Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta

Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta – Setelah sesi bercinta yang panas, Anda mungkin tidak ingin melakukan apa-apa dan mendambakan tidur yang nyenyak. Namun, ada baiknya Anda segera bangkit dari ranjang untuk melakukan sesuatu agar menjaga Anda tetap merasa bahagia dan tubuh sehat.

Sebelum bercinta, Anda mungkin melakukan persiapan yang cukup lengkap. Mulai dari membangun suasana, memakai kondom, hingga melakukan pemanasan (foreplay). Hal-hal tersebut memang bisa menunjang kualitas seks yang memuaskan.

Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai BercintaKamu mungkin pernah membaca artikel tentang apa saja yang tidak boleh kamu lakukan pada vagina. Atau, tentang apa saja yang tidak boleh kamu lakukan pada saat bercinta.

Sebelum dan pada saat bercinta memang sangat penting, mengingat untuk menghindari masuknya virus dan bakteri yang masuk melalui vagina atau juga menghindari beberapa kemungkinan yang tak diinginkan saat bercinta.

Selain itu, tak lupa ada beberapa hal yang harus dilakukan demi menjaga kesehatan vagina Anda. Rasanya para wanita perlu membaca ini ya. Mungkin Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum dan selama berhubungan seks.

Berikut ini Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta :

  • Gunakan kamar mandi bila ingin benar-benar buang air kecil

Anda pergi ke kamar mandi hanya jika Anda benar-benar harus buang air kecil. Anda mungkin pernah mendengar, buang air kecil segera setelah berhubungan seks akan membantu Anda menghindari infeksi saluran kencing (Urinary Tract Infection) karena bilasan air akan menjauhkan bakteri yang mungkin bergerak ke arah uretra saat berhubungan seks.

Namun sebenarnya hal tersebut hanya mitos. Jika Anda tidak ingin buang air kecil setelah berhubungan seks, sebaiknya jangan memaksa. Tunggu sampai Anda benar-benar harus buang air kecil. Tentunya, Anda tidak akan berisiko terkena infeksi saluran kencing.

Profesor Obstetrik dan Ginekolog di Baylor College of Medicine in Houston, Texas, USA mengatakan, kalau kamu buru-buru ke kamar mandi untuk pipis, tepat usai penetrasi selesai, akan percuma. Karena, kalau kencing yang keluar sedikit, bakteri dan mikroba jahat tetap saja tak keluar. Jadi, lebih baik tunggu hingga kamu ingin kencing.

  • Bersihkan vagina dengan sabun (non-wangi) dan air

Pelumas alami dan bakteri selama hubungan seksual dapat meningkatkan risiko untuk mengembangkan infeksi bakteri atau jamur.

Untuk menjaga vagina, gunakan handuk hangat yang lembut untuk menyeka vulva dengan sabun non-pewangi dan air. Anda tidak perlu membersihkan bagian dalam vagina karena bagian itu cukup ajaib dapat membersihkan internalnya sendiri.

Jangan biarkan pasanganmu tak mandi, atau paling tidak membersihkan penisnya. Terutama kalau penis pasanganmu tidak disunat. Karena kalau tidak langsung dibersihkan, akan tumbuh kuman, jamur, dan lain-lainnya di balik lipatan kulit penis. Ini, di masa depan, bisa menimbulkan infeksi pada vagina. Juga infeksi pada saluran kencing pria.

  • Minum beberapa gelas air

Jika Anda melakukan seks yang panas, itu tak ubahnya seperti Anda berolahraga. Seperti yang kita tahu, setelah melakukan latihan apapun alangkah bijaksananya untuk menghidrasi (mengembalikan cairan) tubuh kembali.

Minumlah beberapa gelas air setelah bercinta agar tubuh terhidrasi sekaligus menghindari infeksi bakteri saluran kencing.

  • Lepaskan pakaian Anda

Lepaskan pakaian untuk menjaga Anda tetap bersih dan kering. Jika Anda ingin tetap mengenakan celana, kenakan pakaian dari katun dan longgar. Pastikan menghindari bahan nylon atau pakaian tidur super ketat.

  • Makan camilan

Camilan yang mengandung bakteri baik. Jika Anda merasa lapar setelah berhubungan seks, Anda bisa makan camilan dari yogurt, kimchi atau kombucha, yang dapat membantu memberikan bakteri baik dalam vagina Anda. Camilan yang sangat lezat ini mengurangi risiko Anda terinfeksi jamur.

Hal ini juga berlaku buat kritik terhadapnya usai bercinta. Jangan juga berterima kasih. Karena, pasanganmu bukan kotak saran dan terima kasih karena sudah membuatmu satisfied di ranjang. Sayangi pasanganmu dengan memujinya. Atau juga dengan pelukan dan belaian tanpa kata-kata.

 

Hati-hati, setelah bercinta masih ada aturan penting yang tak boleh disepelekan. Jangan sampai ada melakukan kesalahan-kesalahan berikut ini setelah bercinta. Berikut Wanita Tidak Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta :

  • Langsung tidur

Setelah sesi intim Anda dan pasangan berakhir, Anda mungkin tergoda untuk langsung tidur. Bercinta memang bisa membuat Anda merasa sangat rileks dan mengantuk. Akan tetapi, usahakan untuk menghabiskan waktu berkualitas dulu bersama pasangan setelah bercinta. Menghabiskan momen intim bersama dengan pasangan setelah bercinta bisa membuat Anda dan pasangan jadi lebih dekat secara emosional.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior, pasangan yang saling berpelukan dan bermesraan setelah bercinta memiliki kehidupan seksual dan rumah tangga yang lebih memuaskan dibanding pasangan yang langsung tertidur.

  • Mencuci vagina dengan sabun

Banyak wanita langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah bercinta. Hati-hati kalau Anda mencuci vagina dengan sabun mandi atau sabun kewanitaan setelah berhubungan seks. Pasalnya, mencuci vagina setelah seks berisiko tinggi menyebabkan alergi atau iritasi pada vagina.

Jaringan-jaringan pada organ intim Anda akan jadi lebih sensitif setelah bercinta. Ini karena saat berhubungan seks vagina mengalami gesekan dan stimulasi fisik. Sabun kewanitaan yang dijual di pasaran justru semakin mengacaukan keseimbangan bakteri dan kadar keasaman vagina. Jika Anda memang ingin membersihkan diri, cukup basuh dengan air hangat tanpa sabun.

  • Menggunakan tisu basah

Kalau Anda malas pergi kamar mandi untuk membersihkan diri, jangan menggunakan tisu basah pada area penis dan vagina. Bahan-bahan kimia yang ada dalam tisu basah bisa membuat organ intim Anda iritasi.

Setelah berhubungan seks, kadar bakteri baik pada vagina dan penis jadi tidak seimbang. Maka, jika ada bahan kimia berbahaya dari tisu basah, keampuhan organ intim Anda dalam melindungi diri jadi berkurang dan Anda lebih rentan mengalami infeksi atau iritasi.

  • Tidur pakai lingerie

Anda mungkin memulai sesi panas bersama pasangan dengan lingerie atau baju tidur intim berbahan dasar sutra atau renda. Namun, setelah bercinta Anda sebaiknya tidak tidur mengenakan lingerie tersebut. Meskipun tampak lebih seksi, kain dari sutra atau renda tidak bisa menyediakan sirkulasi udara yang baik bagi organ intim.

Padahal, setelah berhubungan seks vagina akan jadi lebih lembap dan hangat. Kalau semalaman Anda tidur dengan kondisi vagina terlalu lembap, Anda berisiko mengalami infeksi ragi vagina. Sebaiknya ganti lingerie Anda dengan pakaian dalam berbahan katun yang cukup sejuk atau tak perlu menggunakan pakaian dalam sama sekali.

  • Berendam air panas

Berendam air panas setelah bercinta, apalagi bersama pasangan, memang terdengar nikmat. Namun, berendam air panas bisa menyebabkan infeksi vagina. Ini karena setelah penetrasi vagina, vulva dan bibir vagina mengalami pembengkakan. Artinya, vagina jadi lebih terbuka dan mudah terpapar kuman serta bakteri.

Berendam bersama pasangan berarti bakteri dari penis lebih mudah berpindah dan masuk ke dalam vagina lewat air yang suhunya cukup tinggi.

Itulah ulasan mengenai Wanita Perlu Lakukan Ini Setelah Usai Bercinta sebagai pencegahan sejak dini. Baca juga : Antibiotik Pengobatan Penyakit Sipilis di Apotik

Ads Single Sample

Related Posts:

Leave your comment here:

Siap Kirim ke Seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

De Nature Indonesia - Green de Nature