Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel

Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel

Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel – Tubuh manusia adalah rumah bagi banyak mikroorganisme yang berbeda, termasuk jamur. Dalam manusia normal akan tumbuh beberapa jenis jamur dalam tubuh. Tetapi beberapa kondisi akan mendukung pertumbuhan yang lebih cepat dari jamur seperti kehangatan dan kelembaban, organisme dapat berkembang biak dengan cepat. Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel dengan selalu menjaga kebersihan badan.

Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang MembandelAda banyak penyebab gatal gatal kulit yakni bisa karena infeksi, iritasi kimia, alergi, dll. Meskipun mungkin itu bukan kondisi yang serius, namun pasti sangat menjengkelkan dan bahkan mungkin bikin malu. Oleh karena itu penting juga mengetahui Tips Menghilangkan Bekas Gatal Jamur Kulit yang Membandel.

Ada banyak sekali contoh-contoh penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, sebut saja panu, kurap, kutu air, gatal di selangkangan dan sebagainya. Semuanya memerlukan salep penghilang bekas jamur yang ampuh agar sembuh dengan tuntas tanpa kembali kambuh.

Ada banyak pilihan obat jamur kulit di apotik yang dengan mudah bisa Anda beli, memang tidak semuanya bisa Anda peroleh karena sebagian memerlukan resep dokter. Jenis obat yang bisa dengan mudah Anda dapatkan tanpa resep dokter adalah obat jamur krim atau salep dengan berbagai merek dagang, seperti yang sering kita kenal dari banyaknya iklan-iklan di TV ataupun media lainnya.

Adapun obat resep, lebih bervariasi lagi, namun umumnya untuk obat jamur kulit yang berbentuk tablet dengan label pada kemasan berupa bulatan merah dengan huruf K di tengahnya. Baca juga Obat Penghilang Flek Hitam Akibat Jamur di Selangkangan

 

Mengenal Jenis-Jenis Jamur Kulit

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat jamur kulit, maka sebaiknya Anda pastikan terlebih dahulu apakah Anda benar-benar mengalaminya. Untuk itu, pahami terlebih dahulu bentuk-bentuk dan ciri-ciri infeksi jamur pada kulit.

Dalam dunia medis, infeksi jamur kuku disebut dengan Dermatomikosis, merupakan infeksi jamur yang terjadi di permukaan tubuh kita, yang tidak hanya menyerang kulit tubuh tetapi juga kulit kepala dan kuku. Infeksi jamur umumnya ditandai dengan:

  1. Bercak bersisik, kulit berubah warna (pink, putih, atau warna cokelat)
  2. Rasa gatal di daerah yang terkena, terutama ketika berkeringat
  3. Daerah yang terkena (lesi) perlahan tumbuh menjadi melebar
  4. Rambut atau bulu kulit menjadi rontok

Ciri khas dari masing-masing infeksi jamur akan sesuai dengan jenisnya:

  • Tinea capitis (Kulit Kepala)

Pada kulit kepala terdapat bercak abu-abu atau bintik hitam, kulit kepala bersisik dan rambut menjadi rusak dan mudah rontok sehingga bisa menimbulkan kebotakan. Bintik hitam tinea capitis yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Kulit kepala menjadi sangat gatal, dan mungkin mengalami demam ringan sekitar 37,8-38,3 ° C atau pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

  • Tinea Vesikolor (Panu)

Panu memiliki ciri-ciri berupa bercak perubahan warna kulit yang umumnya berwarna putih, sering terdapat pada punggung, dada, leher dan lengan atas. Bercak tersebut bersisik halus, sedikit menimbul dan terasa gatal terutama saat berkeringat. Jika dibiarkan lama kelamaan semakin meluas.

  • Tinea Corporis (Kurap)

Kurap awalnya berupa bulatan/lingkaran kecil pada kulit dan lama kelamaan semakin melebar dan terasa gatal. Kurap biasanya berwarna merah kecoklatan, bersisik dengan tepi yang lebih jelas dan kulit yang memerah karena meradang (tepi aktif) sedangkan bagian tengah kurang aktif atau bahkan terlihat seperti kulit yang normal (central healing). Dengan penampakan yang seperti ini maka akan terlihat seperti cincin, makanya disebut juga sebagai ringworm.

  • Tinea Cruris (Jamur Selangkangan)

Warna dan bentuknya hampir sama seperti kurap namun ini terdapat pada selangkangan yang menimbulkan rasa gatal. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua kasus gatal di selangkangan disebabkan oleh jamur, karena banyak kondisi lain yang juga menyebabkannya. Jadi jangan sembarangan menggunakan obat jamur kulit pada kasus gatal di selangkangan.

  • Tinea Pedis (Kutu Air)

Tanda dan gejala kutu adalah sebagai berikut:

  1. Kulit kaki atau telapak kaki retak-retak, kulit mengelupas yang sering terdapat pada sela-sela antar jari kaki atau lipatan jari kaki.
  2. Kulit tampak kemerahan dan gatal, terasa perih, nyeri, terutama ketika kena air.
  3. Lepuh pada kaki bisa berkerak atau menjadi borok.
  4. Kutu air juga dapat menyebar ke telapak kaki, pangkal paha, ketiak ataupun tangan, penularan terjadi ketika sering menyentuk atau menggaruk daerah yang terinfeksi dan kemudian menyentuh bagian tubuh yang lain.

 

  • Obat Jamur Kulit Krim Non-Resep

Clotrimazole dan Miconazole
Obat jamur kulit paling ampuh ini bekerja dengan cara menghambat biosintesis ergosterol dan sterol lainnya sehingga dapat merusak membran sel jamur yang membuat elemen intrasel jamur menjadi bocor dan akhirnya mati.

Digunakan untuk mengobati tinea pedis, tinea cruris, dan tinea corporis. Umumnya digunakan sehari dua kali selama 4 minggu. Hasilnya dapat dilihat setelah 2 minggu pemakaian. Efek samping berupa rasa panas pada kulit dan iritasi ringan.

Tersedia dalam merk dagang yang bisa didapatkan di apotik: Fungiderm (clotrimazole), Daktarin (miconazole).

Terbinafine Hydrochloride
Bekerja dengan cara menghambat epoxidase sehingga sel jamur menjadi kekurangan ergosterol yang menyebabkan kematian sel jamur.

Obat jamur kulit krim ini digunakan untuk mengobati kutu air, tinea cruris, dan tinea corporis. Umumnya digunakan pada area yang sakit sebanyak dua kali sehari. Efek samping yang sering muncul berupa iritasi kulit, rasa panas, dan kulit kering.

Contoh merek dagang yang bisa didapatkan di apotik: Lamisil Cream, Interbi Cream, dll.

Tolnaftate
Meskipun belum diketahui dengan pasti bagaimana mekanisme obat ini, namun zat yang terkandung didal