Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita, Manjur - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita, Manjur

Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita, Manjur

Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita, Manjur – Pengobatan gatal dilakukan bila ada gejala yang terjadi, namun bila gejala tidak juga muncul, pengobatan tidak perlu dilakukan. Karena pengobatan seperti ini hanya sebatas untuk mengurangi atau menyembuhkan gejala yang terjadi, bukan untuk menghilangkan virus dari dalam tubuh. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa virus tidak akan bisa dihilangkan bila Anda sudah terinfeksi.

Pemberian obat antivirus atau antiviral merupakan pengobatan yang akan dilakukan untuk penderita gatal, yang bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan, mengurangi frekuensi kambuh, mengurangi keparahan dan durasi, dan juga mengurangi kemungkinan menular pada orang lain.

Agar menghindari tertularnya penyakit gatal pada miss v wanita, Anda disarankan untuk tidak melakukan faktor-faktor yang dapat memicu Anda tertular penyakit tersebut, seperti melakukan hubungan seksual dengan banyak orang, ataupun tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Wanita harus lebih waspada pada penyakit ini, karena penyakit ini sangat rentan terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita, Manjur

Penyakit Gatal sekitar Miss V

Obat Gatal Sekitar Miss V Wanita ManjurPenyakit gatal atau Herpes genital adalah infeksi pada alat kelamin yang bisa terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) karena umumnya ditularkan melalui hubungan seksual (vagina, anal, dan oral). Herpes genital bisa dikenali dengan kemunculan luka melepuh berwarna kemerahan dan terasa sakit di sekitar area kelamin. Luka ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

Herpes zoster adalah infeksi pada saraf dan kulit di sekitarnya. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air, yaitu varisela zoster. Virus varisela yang menetap di sekitar tulang belakang atau dasar dari tulang tengkorak tubuh bahkan setelah cacar air sembuh, dapat kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster.

Infeksi yang terjadi pada kasus herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks atau sering disebut sebagai HSV. HSV dapat menular dan masuk ke dalam tubuh melalui berbagai membran mukosa dalam tubuh, seperti mulut, kulit, dan kelamin. Virus ini seringkali menetap di tubuh manusia dan suatu saat bisa aktif lagi. Saat virus ini aktif, gejala-gejala herpes genital akan kembali muncul. Virus ini bisa kambuh antara empat sampai lima kali pada dua tahun pertama sejak terinfeksi.

Penyebab Penyakit Herpes di Kelamin Wanita dan Pengobatannya

Penyebab Herpes Genital (Herpes Simplex)

Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks atau HSV yang umumnya ditularkan melalui hubungan seks vagina, oral, dan anal. Ada dua jenis virus herpes simpleks, yakni HSV tipe 1 dan HSV tipe 2. Herpes genital umumnya disebabkan oleh HSV tipe 2. HSV tipe 1 seringkali menyebabkan herpes di rongga mulut, atau yang seringkali disebut dengan cold sores. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa herpes genitalis juga disebabkan oleh HSV tipe 1.

Penyebaran virus ini terjadi melalui kontak langsung dengan pasangan yang terinfeksi oleh HSV. Hal ini bisa terjadi meski orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun. Virus ini menyebar melalui bagian yang lembap dari dinding kulit kelamin, mulut, dan anus. Selain itu, virus ini juga bisa menyebar melalui luka herpes dan bisa terjadi di sekitar mulut, mata, dan bagian tubuh lain.

Herpes genital tidak bisa menyebar melalui benda perantara, kecuali dengan alat bantu seksual yang dipakai oleh penderita herpes. Peralatan seperti handuk, alat makan, dan sikat gigi umumnya tidak bisa menjadi perantara penyebaran virus ini. Sebab, virus tidak akan sanggup bertahan lama jika terlepas dari kulit.

Herpes genital sangat mudah menular. Setelah terinfeksi, tubuh penderitanya akan selamanya memiliki virus ini. HSV bisa bersifat laten untuk beberapa waktu sebelum menjadi aktif lagi. Inilah yang menyebabkan herpes genital bisa kambuh.

Virus HSV akan kembali aktif ketika sistem pertahanan tubuh menurun. Hal ini bisa terjadi ketika penderita sedang mengalami infeksi, sedang mengalami masa-masa stres, sedang menjalani kemoterapi sebagai langkah pengobatan kanker, atau terkena virus HIV. Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat memicu virus HSV untuk kembali aktif.

Penyebab Penyakit Herpes di Kelamin Wanita dan Pengobatannya

Gejala Herpes

Terkadang virus HSV tidak menyebabkan gejala. Bagi yang baru pertama kali terinfeksi herpes, mungkin tidak akan menyadari adanya gejala-gejala tertentu. Akibatnya, mereka tidak tahu bahwa dirinya telah terinfeksi virus herpes. Gejala-gejala herpes genital bisa berupa:

  1. Luka yang terbuka dan terlihat merah tanpa disertai rasa sakit, gatal, atau geli.
  2. Sensasi rasa sakit, gatal, atau geli di sekitar daerah genital atau daerah anal.
  3. Luka melepuh yang kemudian pecah dan terbuka di sekitar genital, rektum, paha, dan bokong.
  4. Merasakan sakit saat membuang air kecil.
  5. Sakit punggung bawah.
  6. Mengalami gejala-gejala flu seperti demam, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan.
  7. Luka terbuka atau melepuh pada leher rahim.
  8. Adanya cairan yang keluar dari vagina.
  9. Virus HSV bisa menjadi laten atau tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa waktu. Namun virus ini bisa kembali aktif dan memicu timbulnya gejala herpes genital. Dengan kata lain, setelah gejala dari infeksi pertama menghilang, bukan berarti virus juga menghilang dari tubuh kita. Virus itu kemungkinan masih mengendap di dalam tubuh.

Apabila mengalami herpes zoster, gejala pertamanya adalah rasa sakit. Rasa sakit tersebut bisa berupa rasa panas seperti terbakar atau rasa seperti tertusuk benda tajam. Selain itu terkadang muncul rasa gatal dan mati rasa pada bagian yang terkena.

Ruam kemudian akan muncul serta berubah menjadi luka melepuh berisi air yang gatal dan menyerupai bintil cacar air. Lepuhan lalu akan mengering dan berubah menjadi koreng dalam beberapa hari. Gejala herpes zoster hanya muncul pada satu sisi tubuh sesuai dengan saraf yang terinfeksi.

Selain itu, gejala awal penyakit ini terkadang dapat bervariasi. Sebagian kecil pengidap mengalami rasa nyeri tapi tanpa ruam. Berikut adalah gejala-gejala lain yang mungkin menyertai gejala utama:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Rasa lelah dan tidak enak badan.
  • Herpes zoster umumnya bukan penyakit yang tergolong serius atau berakibat fatal dan akan sembuh sendiri setelah 14-28 hari. Tetapi, Anda sebaiknya segera menghubungi dokter jika merasakan gejala dan tanda klinis di atas, apalagi jika pernah menderita cacar air. Penanganan sedini mungkin akan menurunkan risiko komplikasi.

Penyebab Penyakit Herpes di Kelamin Wanita dan Pengobatannya

Komplikasi Herpes

Komplikasi yang mungkin bisa terjadi bersamaan dengan herpes genital umumnya berupa penyakit infeksi menular seksual, inflamasi, infeksi pada bayi, dan gangguan pada kandung kemih. Selengkapnya akan dijelaskan di bawah ini:

  • Infeksi Menular Seksual Lainnya

Penderita herpes genital dengan luka terbuka memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebarkan atau tertular penyakit seksual lainnya, terutama jika berhubungan seksual tanpa pengaman. Penularan paling parah adalah terjadinya komplikasi berupa HIV/AIDS.