Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek Umum - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek Umum

Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek Umum

Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek Umum – Menderita penyakit kelamin apa lagi kencing nanah tentu sangat meresahkan bagi penderita. Penyakit kencing nanah selain menular juga penyakit yang berbahaya apabila dibiarkan penyakit ini akan terus berkembang sehingga akan sulit disembuhkan. Pengalaman dari para penderita penyakit kelamin banyak yang mengunakan antibiotik kimia umumnya mereka sembuh beberapa saat. Namun penyakit ini kambuh lagi dan mengulangi memakai Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek Umum tidak sembuh karena obat antibiotik kimia sudah resisten/kebal.

Maka dengan permasalahan itu kami memberi solusi bagi anda dengan menyediakan layanan pembelian Obat Kencing Keluar Nanah Herbal Manjur  secara online. Tidak perlu risau dan khawatir tentang pembelian online yang banyak tipu tipunya, kami akan menjaga 100% kepercayaan konsumen kami. Jangan tunggu sampai anda merasakan penderitaaan berkepanjangan akibat kencing nanah, pesan sekarang juga !!!

Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah di Apotek UmumGonore adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang terjadi pada saluran kemih pria (uretra) dan mulut rahim pada wanita. Uretritis gonore sering disalahartikan sebagai sifilis, padahal dalam bahasa indonesia penyakit ini disebut sebagai “raja singa” dengan gejala utamanya adalah keluar nanah dari saluran kencing (penis).

Gonore merupakan salah satu penyakit menular seksual yang banyak terjadi. Penularannya sangat mudah, paling sering melalui hubungan seksual (baik itu oral, anal, atau vaginal seks) dengan pasien Gonore, akan tetapi dapat juga ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh pasien Gonore dan penularan dari ibu yang terinfeksi Gonore ke bayinya. Resiko terjadinya Gonore meningkat pada orang-orang yang suka berganti-ganti pasangan seksual dan tidak menggunakan kondom atau memiliki riwayat penyakit menular seksual lainnya.

Bakteri Neisseria gonorrhoeae merupakan bakteri yang dapat hidup dan mudah berkembang biak di membran mukosa tubuh, daerah yang hangat dan lembab. Pada umumnya bakteri dapat ditemukan di mata, rongga mulut, kerongkongan, anus, dan uretra (saluran tempat keluarnya air kencing); namun pada wanita, bakteri juga dapat ditemukan di cervix (mulut rahim), uterus (rahim), dan tuba fallopi.

Wanita hamil yang terinfeksi Gonore dapat melahirkan bayi premature atau abortus spontan. Penularan dari ibu ke bayi dapat terjadi karena pada saat dilahirkan, bayi melewati jalan lahir dari ibu dan terdapat kontak langsung dengan bakteri. Daerah tersering yang terpapar adalah mata, sehingga bayi menderita konjunctivitis gonore.

 

Ciri-Ciri Orang Terkena Gonore atau Kencing Nanah

Tidak semua orang yang terinfeksi Gonore akan mengalami gejala. Namun apabila gejala itu muncul, biasanya terjadi 2 – 10 hari setelah terpapar bakteri, ada juga yang mencapai sekitar 30 hari. Gejala-gejala yang dirasakan pada wanita dan pria berbeda. Hal yang perlu diingat adalah, walaupun pasien sudah terinfeksi, namun bisa saja tidak menimbulkan gejala apa-apa, celakanya dia sudah bisa menularkan ke orang lain.

Tanda dan gejala infeksi Gonore pada wanita :

  1. Keluarnya lendir yang berwarna kuning kehijauan atau putih susu dari vagina
  2. Nyeri tajam (seperti tertusuk-tusuk) pada perut bagian bawah atau sekitar daerah panggul
  3. Pada saat buang air kecil terasa nyeri dan panas
  4. Frekuensi buang air kecil meningkat
  5. Perdarahan vagina yang abnormal diluar siklus menstruasi
  6. Adanya bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual
  7. Daerah vulva yang bengkak (terdapat vulvitis atau peradangan di daerah vulva)
  8. Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher
  9. Konjungtivitis, yaitu peradangan pada kelopak mata bagian dalam
  10. Demam

Pada wanita, keluhan dari infeksi Gonore biasanya ringan sehingga tidak disadari. Keluarnya keputihan seringkali dianggap sebagai infeksi jamur dan melakukan pengobatan sendiri dengan menggunakan obat-obatan anti-jamur. Padahal, terjadinya keputihan dari vagina dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Pada wanita, keluhan dari infeksi Gonore biasanya ringan sehingga tidak disadari. Keluarnya keputihan seringkali dianggap sebagai infeksi jamur dan melakukan pengobatan sendiri dengan menggunakan obat-obatan anti-jamur. Padahal, terjadinya keputihan dari vagina dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Tanda dan gejala dari infeksi Gonore pada pria :

  1. Keluarnya lendir kuning kehijauan atau putih susu dari lubang penis
  2. Ujung penis tampak kemerahan dan bengkak
  3. Pada saat buang air kecil terasa nyeri dan panas
  4. Frekuensi buang air kecil meningkat dan tidak dapat ditahan (baca: sering buang air kecil)
  5. Tenggorokan terasa terbakar ada saat melakukan oral seks
  6. Pembengkakan kelenjar getah benig di daerah leher
  7. Nyeri pada testis atau bengkak
  8. Pada pria, keluhan biasanya muncul 14 hari setelah infeksi.

 

Obat Antibiotik Kencing Keluar Nanah

Untuk mengobati infeksi Gonore atau kencing nanah ini, dapat diberikan obat secara oral antibiotik atau dengan suntikan. Pengobatan tidak hanya diberikan pada pasien yang kontrol ke dokter, tetapi juga harus diberikan ke pasangan seksualnya untuk mencegah terjadinya infeksi berulang dan mencegah penyebaran infeksi bakteri lebih luas.

Apabila infeksi raja singa (bukan sifilis) tidak diterapi dengan baik, maka dapat menimbulkan komplikasi baik pada wanita maupun pada pria. Pada wanita, dapat menyebabkan peradangan di daerah panggul, yang dapat merusak organ-organ sistem reproduksi seperti tuba fallopi (saluran tempat keluarnya sel telur menuju ke uterus) bahkan dapat memicu terjadinya infertilitas atau kemandulan. Apabila terjadi proses kehamilan, maka infeksi Gonore beresiko menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik, yaitu kehamilan diluar rahim.

Sedangkan pada pria, infeksi Gonore yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan nanah pada ujung penis dan epididymitis yaitu peradangan pada epididymis (saluran keluar dan tempat penyimpanan sperma), sehingga dapat mengganggu kualitas sperma dan menyebabkan infertilitas. Selain itu, gonore juga dapat menyerang organ prostat dan membentuk jaringan parut di lumen uretra, sehingga mengganggu proses buang air kecil.

Infeksi bakteri penyebab juga dapat menyebar melalui aliran darah, sehingga baik wanita maupun pria dapat timbul keluhan artritis, kerusakan katup jantung, atau peradangan di otak atau sistem saraf pusat. Hal tersebut dapat bersifat fatal. Pencegahan terbaik agar tidak terinfeksi Gonore adalah tidak melakukan hubungan seks bebas, monogamy (hubungan sek