Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui

Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui

Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui – Setiap orang pasti pernah berbohong dalam hidupnya. Misalnya menyalahkan anak buah demi menyelamatkan karir untuk suatu kesalahan akibat gangguan jaringan komputer. Terdengar ruwet? Tentu saja ada bohong yang tidak serumit itu. Langsung, tanpa basa-basi termasuk bohong urusan seks.

Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu KetahuiCerdas secara seksual berarti Anda berani bersikap kritis dengan menolak kebohongan yang sering dilontarkan seputar hubungan seksual. Tak peduli apakah seorang wanita telah menikah dan memiliki pasangan, bahasan seks kadang tetap menjadi topik yang seringkali membuat serba salah. Tak heran, banyak wanita yang kadang memilih berbohong karena takut menyakiti perasaan pasangannya.

Berikut ini beberapa Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui yang biasa ditemui para remaja dan anak muda yang masih belajar tentang arti cinta dan seks menurut Paulus Subiyanto, konsultan pemberdayaan relasi suami-istri.

1. Seks sebagai Bukti Cinta
Gadis-gadis muda biasanya ditipu agar menyerahkan dirinya untuk melakukan hubungan seks pranikah dengan alasan cinta. Di sisi lain, si gadis yang masih hijau ini jadi merasa geer karena menganggap dirinya diinginkan. Padahal, cinta tidak bisa dibuktikan lewat hubungan seks. Seks hanya mengungkapkan cinta sejauh ada komitmen dan tanggung jawab. Di luar itu, tak ada jaminan apa-apa.

2. Seks untuk Merasa Mampu
Tidak sedikit remaja pria merasa bahwa dengan berhubungan seks dirinya mampu. Semakin banyak melakukan seks, semakin hebat. Padahal, peningkatan harga diri seperti itu tidak ada artinya, bahkan menjerumuskan kepada kesia-siaan. Bisa jadi membawa malapetaka, dengan munculnya penyakit kelamin atau merasa makin tak berharga.

Tidak dipungkiri bahwa manusia memiliki kebutuhan untuk diakui. Namun, pengakuan itu muncul dari kualitas pribadi yang dibangun lewat banyak hal. Kalau Anda mau menggali diri, setidaknya ada satu hal positif yang bisa dibanggakan serta membuat Anda merasa berharga dan berguna. Hal itulah yang sebaiknya dikembangkan.

3. Seks Harus Dicoba
Ada kalangan remaja dan kaum muda yang menganggap bahwa seks sama dengan keterampilan atau alat yang perlu dicoba sebelum digunakan secara terus-menerus. Tentu saja, anggapan semacam itu sangat merendahkan seksualitas manusia. Seks pada dasarnya adalah insting setiap makhluk hidup. Dengan mudah akan bisa dilakukan tanpa perlu dipelajari lebih dahulu. Justru yang perlu dicoba dan diuji adalah komitmen dan tanggung jawab.

4. Seks Memperkokoh Hubungan
Sebagian orang menilai bahwa dinamika kehidupan rumah tangga atau hubungan antarpasangan akan mandek tanpa seks. Sayang, pendapat ini tidak benar. Seks memang penting, tetapi bukan segala-galanya dalam sebuah hubungan. Mungkin ada pasangan yang pisah atau cerai hanya karena suaminya tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan biologisnya. Sikap ini tentu saja mereduksi arti pentingnya cinta dan relasi.

5. Seks Mendewasakan
Di sebagian kalangan remaja dan kaum muda pernah muncul semacam prinsip yang menyebutkan bahwa dengan berhubungan seks, orang semakin dewasa. Kaum muda usia ini lalu berlomba-lomba melakukan uji coba, berkelana, dan menikmati seks tanpa komitmen.

Jelas, kedewasaan diri tidak ditentukan oleh apakah seseorang sudah berhubungan seks atau belum. Atau apakah seseorang banyak berhubungan seks atau tidak. Kedewasaan seseorang ditentukan oleh banyak hal. Kualitas pribadi yang menentukan apakah seseorang bisa disebut dewasa, misalnya berani bertanggung jawab.

Menurut pakar seks Tracey Cox, ada Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui yang sering diucapkan wanita seputar seks :

Seks tetap bergairah seperti malam pertama
Menurut Ms Cox, banyak wanita mengucapkan kebohongan tentang gairah seks yang dimilikinya. Mereka ingin dianggap sempurna di mata pasangan, terutama untuk urusan ranjang. Tak bisa dipungkiri akan selalu ada rasa jenuh untuk urusan seks. Anda hidup selama bertahun-tahun dengan orang yang sama, tentulah rasa bosan kadang tak bisa dihindari, termasuk urusan seks.

Ketahuilah yang terpenting adalah hubungan intim yang dilandasi kasih sayang, bukan sekedar gairah menggebu seperti malam pertama dulu.

Selalu orgasme
kebohongan selanjutnya adalah orgasme. Tak banyak wanita yang mampu mengakui jika dirinya belum merasakan orgasme pada pasangannya. Cox menjelaskan, wanita membutuhkan waktu yang lama untuk bisa mencapai orgasme. Sesuatu yang kadang dilupakan oleh pasangannya.

Rutin bercinta
Banyak wanita menuturkan dia memiliki kehidupan seks yang baik. Ditandai dengan seks yang rutin dilakukan bersama suami. Menurut laporan National Survey of Attitudes and Lifestyle di tahun 2014, rata-rata pasangan suami istri bercinta satu kali dalam satu pekan.

Angka berbeda dari pengakuan wanita yang sering mengatakan, mereka bercinta setidaknya dua sampai tiga kali sekali setiap minggu.

Tidak pernah menonton film porno
Menonton film porno menjadi kebohongan yang sering dilakukan wanita di hadapan pasangan atau sahabat. Menurut sebuah studi, 55 persen wanita memiliki hobi nonton film porno. Empat puluh persen diantaranya menuturkan rutin tonton film porno satu kali dalam sepekan.

Fantasi seks
Untuk membakar gairah dan mempertahankan hubungan harmonis, banyak wanita mengaku berfantasi seks dengan pasangannya. Nyatanya hal ini tidak sesuai dengan survei terbaru. Menurut The British Sexual Fantasy Research Project, dari 19.000 responden, 90 persen wanita Inggris memiliki fantasi seksual bersama pria lain.

Dikutip dari Women’s Health, perusahaan siaran berbayar, DirecTV, di AS menanyakan sejumlah orang tentang Kebohongan Terburuk Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui.

Survei itu melibatkan sekitar 2000 orang. Mereka ditanyai tentang kebohongan yang paling sering dilakukan dan—waduh—kebohongan tentang seks berada di urutan atas.

Menurut survei itu, kebohongan terburuk tentang seks adalah:

  1. “Saya menggunakan KB.”
  2. “Saya bukan hanya mencari seks.”
  3. “Saya telah tidur dengan X orang.”
  4. “Dengan kamulah saya pertama kalinya melakukan ini.”

Kebohongan nomor 1 dan 2 memang mengesalkan sekali, tapi tidak jelas apakah nomor 3 dan 4 sedemikian buruknya, kecuali kalau kita sedang membicarakan hubungan seks tanpa pengaman. Memangnya sedemikian pentingnya apa yang dulu pernah dilakukan di tepi pantai dengan orang lain selagi matahari terbenam?

Kebohongan berikutnya di nomor 5 adalah, “Saya selalu mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi”, diikuti dengan nomor 6, yaitu, “Saya tidak pernah merokok.” Lalu, kebohongan yang tidak terlalu buruk menurut survei itu adalah, “Nama bayimu menggemaskan sekali.”

Kebohongan yang mana yang pernah Anda lakukan? Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui, buka saja artikel Obat Penyakit Sipilis Resep Dokter di Apotik.

Ads Single Sample
Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui
Artikel "Kebohongan Seks Terparah yang Harus Kamu Ketahui" ditulis oleh admin update terakhir pada 27th Juli 2017 Categories: Tips Kesehatan Tags: , permalinks http://greendenature.com/kebohongan-seks-terparah-yang-harus-kamu-ketahui.html di Green de Nature

Related Posts:

Leave your comment here:

Siap Kirim ke Seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

De Nature Indonesia - Green de Nature