Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui - Green de Nature - Green de Nature

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS

Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui – Oral seks adalah salah satu aktivitas seks non penetrasi yang menggunakan mulut atau lidah sebagai stimulan untuk merangsang alat kelamin pasangan yaitu organ reproduksi eksternalnya atau organ sensitif lainnya.

Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda KetahuiAktivitas sex oral meliputi mencium, menjilat, menghisap, menggigit, dan meniup, itulah sebabnya oral seks kadang menjadi bagian dari foreplay atau pemanasan tapi meski demikian tidak sedikit pasangan yang mencapai klimaks hanya dengan melakukan seks oral saja.

Selama bertahun-tahun, oral seks dianggap sebagai aktifitas seks yang aman dan memuaskan. Berikut ini beberapa alasan mengapa banyak pria dan wanita menyukai seks oral:

  1. Seks oral membantu pihak wanita mencapai klimaks
  2. Oral sebelum penetrasi membantu pihak pria mendapatkan ereksi yang keras
  3. Sex oral lebih aman dan tidak menyebabkan kehamilan.

Jumlah orang yang melakukannya pun sangat banyak. Dalam sebuah survei di Inggris beberapa waktu lalu diketahui bahwa hampir seluruh pasangan dari segala usia pernah melakukan oral sex dengan persentase terbanyak ada pada mereka yang berusia antara 25-34 tahun dengan jumlah 80%.

 

Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui

Seks oral pada umumnya menggunakan mulut dan lidah sebagai subyek, sedangkan obyek dari aktifitas ini bisa sangat bermacam-macam, contohnya alat vital atau kelamin pasangan, puting, jari-jari dan bahkan anus.

Berdasarkan obyeknya, seks oral terbagi atas beberapa jenis yaitu:

  1. Cunnilingus, kadang-kadang disebut sebagai cunnilinctus adalah rangsangan seks oral pada vagina wanitaatau vulva, terutama pada daerah klitoris menggunakan bibir dan lidah pasangan. Aktifitas cunnilingus biasanya disertai dengan penetrasi jari ke dalam vagina untuk merangsang titik G-spot wanita. Sebuah laporan menyebutkan bahwa di Inggris sekitar 70 persen orang pernah melakukan Cunnilingus.
  2. Fellatio adalah bagian dari seks oral dimana mulut dan lidah pasangan melakukan stimulasi pada penis, proses fellatiodilakukan dengan menjilat atau mengisap. Orang-orang sering salah menyebut fellatio dengan istilah Blow Job. Kenyataannya, tidak benar melakukan aktivitas “meniup” ketika melakukan Fellatio ataupun Cunnilingus.
  3. Nippling adalah menghisap atau menjilat puting pasangan. Seperti diketahui daerah payudara dan terutama puting adalah salah satu titik birahi pada pria maupun wanita. Aktifitas Nippling sama sekali tidak memiliki resiko infeksi. Beberapa pria dan wanita memiliki titik sensitif atau g-spot di daerah nipple sehingga membuat cepat orgasme jika area tersebut menerima rangsangan yang intens.
  4. Shrimping adalah menjilat atau mengisap jari-jari kaki pasangan, biasanya dilakukan dikalangan orang yang sangat tertarik atau terangsang dengan tampilan kaki yang seksi. Shrimping juga tidak memiliki resiko kecuali jamur kulit jika kulit pasangan tidak bersih.
  5. Oro-anal – sering disebut sebagai ‘rimming’ – adalah stimulasi anus pasangan dengan lidah atau bibir. Stimulasi dilakukan baik pada pria maupun wanita. Pada pria, daerah sekitar anus adalah salah satu area g-spot pria yang bisa menambah gairah seks. Rimming sangat beresiko mengakibatkan transfer kuman ke mulut.

Beberapa pasangan melakukan cunnilingus dan fellatio dalam waktu yang bersamaan. Wanita mengoral alat kelamin pria yang sedang melakukan cunnilingus pada organ intim wanita tersebut. Dalam masyarakat posisi ini dikenal dengan sebutan gaya 69, bila dilihat dari samping, tubuh kedua pasangan tersebut terlihat seperti angka ‘6’ dan ‘9’.

Oral seks tidak berisiko menyebabkan kehamilan tapi bisa menjadi medium penularan penyakit seksual seperti herpes terutama jika dilakukan dengan pasangan yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit menular.

Saat ini dengan banyaknya pemberitaan mengenai penyakit akibat hubungan seksual, sudah banyak orang yang merasa khawatir pasca melakukan seks oral.

 

Resiko Oral Seks yang Harus Anda Ketahui

Menurut dr. Alvin Nursalim, mulut merupakan daerah yang dapat menjadi tempat bertumbuhnya kuman yang menyebabkan infeksi rongga mulut. Infeksi tenggorokan oleh virus dapat meningkatkan risiko seorang untuk terkena kanker tenggorokan.

Apa penyebab kanker tenggorokan?

Kanker tenggorokan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti konsumsi alkohol, dan merokok. Namun akhir-akhir ini bukti keterlibatan virus dalam terjadinya kanker tenggorokan mulai bermunculan. Kanker tenggorokan dikaitkan dengan infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Bagaimana manusia terinfeksi HPV?

Terdapat lebih dari 100 jenis HPV yang ditemukan pada rongga mulut, dan sekitar 15 varian HPV dikaitkan dengan terjadinya kanker. Jenis HPV yang ditemukan pada rongga mulut umumnya adalah jenis HPV yang ditularkan melalui hubungan seksual, sehingga seks oral merupakan rute utama penularan virus ini.

HPV berisiko meningkatkan risiko seorang terkena kanker serviks, kanker anal, kanker penis dan kanker tenggorokan. HPV dapat bermanifestasi sebagai kutil pada kelamin dan jenis HPV yang lain dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker pada daerah kelamin.

Selain HPV dan HIV, risiko penyakit lain yang bisa ditularkan dari seks oral adalah:

  1. Sifilis. Infeksi ini merupakan salah satu PMS yang umum tertular melalui seks oral. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidium. Bakteri tersebut bisa masuk ke tubuh melalui luka kecil pada mulut saat seks oral.
  2. Gonore. Penyakit ini kerap disebut kencing nanah dan tergolong umum tertular melalui seks oral. Gonore sering tertular ketika seorang wanita melakukan seks oral pada pria. Namun, kemungkinan seorang pria terkena gonore jika melakukan seks oral pada wanita lebih rendah karena infeksi gonore pada wanita lebih terfokus pada serviks daripada luar vagina.
  3. Klamidia. Klamidia termasuk lebih jarang tertular melalui seks oral. Risiko lebih tinggi ketika melakukan seks oral pada penis daripada pada vagina. Risiko terinfeksi melalui seks oral pada vagina mirip dengan gonore.
  4. Herpes. Selain cairan, penyebarannya juga bisa melalui kulit ke kulit. Seperti sifilis dan gonore, herpes juga umum tertular melalui seks oral.
  5. Hepatitis A dan B. Seks oral yang dilakukan pada anus merupakan penyebab Anda bisa tertular hepatitis A dan mungkin B. Sedangkan melalui seks oral pada vagina dan penis, belum pasti bisa menularkan hepatitis B.

 

Berikut ini beberapa tips cara melakukan Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui agar aman:

  • Hindari melakukan oral seks jika ada luka terbuka pada alat vital ataupun pada gusi, bibir dan lidah.
    Jangan lakukan oral jika salah satu pasangan mengalami infeksi menular seksual misalnya, herpes genital atau kutil kelamin.
  • Tunggu minimal 30 menit setelah anda menyikat gigi atau flossing. Beberapa terapis bahkan menyebut tidak perlu sikat gigi sebelum oral seks. Perlu diketahui menyikat gigi ataupun flossing, berpotensi menyebabkan terjadinya luka terbuka meski kecil seperti iritasi pada gusi dan pendarahan.
  • Supaya lebih aman gunakan kondom saat melakukan oral sex.
  • Sebisa mungkin hindari oro-anal sex kecuali anda yakin ekosistem anus pasangan anda betul-betul aman dari bakteri atau kuman.
  • Menarik penis dari mulut pasangan seksual sebelum ejakulasi terjadi.

 

Pada dasarnya oral seks adalah salah satu bagian penting dari aktivitas seksual yang sehat. Oral seks pada dasarnya memiliki banyak manfaat, tapi jika disalahgunakan tetap mendatangkan risiko seperti kanker mulut yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV).

Seks oral yang aman adalah oral yang dilakukan kepada pasangan sendiri. Gonta-gonti pasangan sangat beresiko terjangkit meskipun potensi kehamilan sangat tipis atau bahkan tidak ada.

Untuk menghindari penyakit menular seksual, ada baiknya untuk rutin memeriksakan diri ke dokter. Ajak pula pasangan Anda mengecek kesehatannya demi memperoleh kehidupan seksual yang sehat.

Demikian informasi singkat Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui. Ingat, untuk selalu setia pada pasangan agar terhindar dari bahaya akibat melakukan seks oral.  Baca juga : Obat Antibiotik Penyakit Sipilis Ampuh

Ads Single Sample
Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui
Artikel "Jenis-jenis Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui" ditulis oleh admin update terakhir pada 25th Juli 2017 Categories: Tips Kesehatan Tags: , , , , , , , , , permalinks http://greendenature.com/jenis-jenis-oral-seks-yang-perlu-anda-ketahui.html di Green de Nature

Related Posts:

Leave your comment here:

Siap Kirim ke Seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS


2014 - Green de Nature