Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan

Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan

Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan – Kita semua tahu bahwa salah satu resep dari seks yang menggairahkan adalah Oral Sex. Sayangnya sebagian besar pria, tidak mengetahui cara melakukannya dengan benar. Jika Anda termasuk sebagian besar pria yang saya maksud, maka bacalah artikel ini sampai habis untuk mempertajam kemampuan anda dalam memberikan oral seks.

Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak TahanAnda mungkin tak mengira ada banyak gaya seks oral. Kali ini penulis menjelaskan berbagai macam Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan yang bisa memanaskan hubungan intim.

The Faceplant
Mintalah pasangan berbaring dan Anda berlutut di atas wajahnya. Anda bisa mengendalikan sudut yang pas sambil ia memegang vagina. Jika Anda dapat dengan mudah mengadakan kontak mata, ia akan mencoba membelai payudara dan meremas bokong.

The Sidecar
Berbaring dan saling berhadapan, kemudian minta ia perlahan bergeser ke bawah. Yang menyenangkan dari posisi ini adalah Anda dapat dengan mudah mencapai keseluruhan bagian tubuh pasangan.

Berdiri 69
Minta dia duduk di sisi tempat tidur dengan kakinya di lantai. Perlahan merangkak hingga membentuk posisi 69.

Saat ia duduk perlahan ke atas, letakkan kedua telapak tangan Anda di kedua sisi pahanya dan jaga kaki Anda di sekitar kepalanya. Selanjutnya, ia harus menyimpan lengannya di punggung dan hati-hati berdiri, memegang Anda. Untuk mencoba gaya ini, ada satu peringatan pasangan harus cukup kuat untuk mengangkat berat badan Anda.

Anda juga bisa mencoba pada sofa. Berbaring horizontal di sofa, dengan posisi menyender di kursi. Sandarkan paha pada bantal. Berlutut di sofa dan menghadap kepadanya dengan kepala di antara paha. Bungkukkan badan ke depan, dan nikmati posisi 69.

Doggie Goes Oral
Posisi ini memang terdengar seperti binatang. Jadi posisi ini cukup liar. Jika Anda ingin mencobanya, mulai dengan posisi merangkak kemudian melengkungkan punggung, dan biarkan pasangan merangkak di belakang dan menjilati dari belakang. Anda bisa menggodanya dengan menggerakkan pinggul dari jauh.

Tilt-a-Whirl
Pria harus berdiri beberapa meter sambil bersandar dengan membuka kainya selebar bahu. Tugas wanita adalah berlutut di antara kakinya. Anda juga harus menyesuaikan lutut di ketinggian yang berbeda. Oral penisnya dengan mengarah sedikit ke bawah sehingga menghasilkan gesekan ekstra hingga ke bagian sensitif .

Rein Him In
Siapkan diri Anda untuk masuk ke posisi menerima oral, tarik dasi atau syal di belakang kepalanya. Ambil kendali untuk menahan kepalanya di tempat atau tarik sedikit untuk meningkatkan tekanan lidahnya.

Cliffhanger
Jika Anda kecanduan rangsangan G-spot, kini Anda yang perlu duduk di tepi tempat tidur dan berbaring. Pria harus berlutut di lantai di antara kaki Anda sehingga kepala langsung menuju klitoris Anda.

The Spinner
Minta pasangan berbaring dengan kaki dibuka. Anda masuk diantara kakinya dan mulai memberinya oral. Setelah beberapa menit, tanpa melepas mulut Anda dari penisnya, geser tubuh Anda sampai berlutut di samping pinggul kirinya.

Turun perlahan hingga Anda berada pada posisi samping, dan kemudian bergerak ke bagian tubuh lain. Dia akan merasakan sensasi yang berbeda dengan masing-masing sudut pandang baru Anda.

Yogila-Tease
Berbaring telentang dengan kakinya berada di sebelah kepala Anda, tujukan mulutnya untuk daerah miss V Anda. Saat ia sibuk dengan lidahnya, Anda bisa mencapai klimaks.

Anda harus benar-benar antusias saat melakukannya, pastikan ia memperoleh kepuasan yang mendalam dari oral seks yang Anda berikan. Agar lebih indah, anda perlu melakukan dan memberikan Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan ini kepada pasangan anda.

1. Mulai dengan Perlahan
Ciumi tubuhnya dari atas sampai bawah, ciumi paha bagian dalam dan daerah di sekitar vaginanya. Hal ini akan membuatnya bergairah bahkan sebelum Anda menyentuh vaginanya.

Ciumi bagian terdekat vaginanya, sampai dia mengira kalau Anda akan segera menuju vaginanya, tapi kemudian Anda tahan, jangan sentuh area vaginalnya sampai dia sendiri yang memohon kepada Anda untuk segera menjilat Mrs.V nya

2. Berikan ia Pemanasan
Sebelum Anda melepaskan celana dalamnya, hembuskanlah napas anda yang hangat ke vaginanya, ini merupakan cara untuk membuatnya terangsang dengan cepat. Anda juga bisa memberikan ciuman lembut di perutnya sebagai pemanasan.

3. Masuk ke Dalam secara Perlahan
Saat Anda mulai mencium dan menjilat bagian luar vaginanya, masuklah ke dalam secara perlahan. Mulailah dengan menjilat bibir vaginanya, bukalah bibir vaginanya dengan perlahan, kemudian cium dan jilati bagian dalam bibir vaginanya. Lakukan dengan lembut untuk membangun intensitas sebelum Anda memberikan stimulasi yang sesungguhnya.

4. Jangan Langsung Menuju Klitoris
Cobalah untuk menahan selama mungkin agar Anda tidak langsung menjilati klitorisnya, bahkan saat Anda sudah mulai menjilati bibir vaginanya, tahan selama mungkin.

Nah, pada saat Anda mulai menjilati klitorisnya, lakukanlah dengan lembut, fokuslah untuk menstimulasi clitoral hood (kulit yang menutupi klitoris), karena sebagian besar wanita tidak menyukai stimulasi langsung pada klitoris.

5. Jilatan Alphabet
Jika Anda tidak tahu bagaimana harus menggerakkan lidah anda saat memberikan oral seks, cobalah nasehat terkenal dari Sam Kinison untuk membuat Alphabet dengan lidah anda. Berikan variasi, tulislah Alphabet besar untuk menstimulasi keseluruhan vaginanya, kemudian tulislah Alphabet kecil saat berfokus di klitorisnya.

6. Hisap
Saat dia sudah semakin bergairah, hisaplah klitorisnya ke dalam mulut anda dan jentikkan lidah anda di atas klitorisnya, kombinasi dari kedua hal ini akan membuatnya tergila-gila.

7. Dengarkan Reaksinya
Dengarkan baik-baik respon suaranya dan apa yang ia katakan selama Anda memberikan oral seks. Jika dia terdengar bergairah, terus lakukan apa yang sedang Anda lakukan selama mungkin. Ketika ia terdengar kurang bergairah, berarti sudah waktunya untuk mengubah gerakan lidah Anda atau menstimulasi tempat lain di sekitar vaginanya.

8. “Hmmm..”
Jepitlah klitorisnya dengan lembut dengan menggunakan bibir anda yang basah, kemudian buatlah dengungan “Hmmmm…”, ini akan menciptakan efek hangat dan efek vibrator yang akan membuatnya menggeliat-geliut di tempat tidur.

9. Pegang dan Tahan
Pegang dan tahan pinggulnya dengan tangan Anda, sehingga kau bisa dengan bebas menjilati bagian vaginanya saat ia bergerak menggeliat-geliut di atas tempat tidur.

10. Tempelkan Seluruh Wajah Anda
Ada yang mengatakan, jika kelopak mata anda tidak lengket-lengket setelah memberikan Oral Seks, berarti Anda belum memberikan yang terbaik untuk memuaskannya.

Gunakan hidung anda, pipi dan dagu anda (yang tercukur rapi dan lembut; ingat klitoris dan bagian vaginal sangat sensitif), usapkan semuanya pada klitoris dan bagian vaginalnya, gerkakkanlah wajah Anda dari sisi ke sisi dan dari atas ke bawah, hal ini akan memaksimalkan gesekan yang akan memberikan sensasi mendalam.

11. Gunakan Jari Anda
Lakukan penetrasi dengan jari telunjuk Anda menghadap ke atas, dan lakukan gerakan “memanggil” dengan telunjuk anda, gerakan ini akan menstimulasi G-Spot nya, lakukan ini sambil tetap menjilati vaginanya.

12. Pertahankan Kontak Mata
Anda mungkin akan sangat keasikan saat memberikan oral seks kepadanya, tapi cobalah untuk mempertahankan kontak mata dengan wanita yang Anda sayangi, berikan senyuman manis dan katakanlah sesuatu yang menyenangkan.

13. Tahu Kapan Harus Melanjutkan
Saat dia sudah dekat dengan orgasme, pastikan Anda melakukan apapun yang dia katakan. Tidak perduli betapa letihnya leher ataupun lengan anda, terus lakukan apa pun yang sedang Anda lakukan sampai dia mencapai orgasme.

14. Tahu Kapan Harus Berhenti
Setelah mencapai klimaks, biasanya klitoris akan menjadi sangat sensitif dan sedikit perih, jadi setelah ia mencapai orgasme, jangan lagi menjilati klitorisnya dengan intens seperti sebelum ia berorgasme. Saat ia mencapai klimaks, teruslah menjilati bagian vaginanya dengan lembut dengan mengurangi intensitasnya sedikit demi sedikit.

Ingatlah bahwa Anda harus melakukannya dengan antusias sepanjang waktu. Jika Anda ingin ia memberikan oral seks yang menggairahkan, maka lakukanlah hal yang sama kepadanya. Itulah beberapa tips Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan yang bisa anda coba.

Baca juga : Obat Penyakit Sipilis Resep Dokter di Apotik

Ads Single Sample
Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan
Artikel "Gaya Seks Oral yang Sensasional dan Bikin Nggak Tahan" ditulis oleh admin update terakhir pada 25th Juli 2017 Categories: Tips Kesehatan Tags: , permalinks http://greendenature.com/gaya-seks-oral-yang-sensasional-dan-bikin-nggak-tahan.html di Green de Nature

Related Posts:

Leave your comment here:

Siap Kirim ke Seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

De Nature Indonesia - Green de Nature