Cara Mengobati Eksim di Kaki sembuh total - Green de Nature - Green de Nature

Home Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Kutil/Mata Ikan Sipilis/Gonore Tumor/Kanker Herpes Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
 
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
 
Pemesanan obat hubungi
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
   

Cara Mengobati Eksim di Kaki sembuh total

Cara Mengobati Eksim di Kaki sembuh total

Cara Mengobati Eksim di Kakai sembuh total – Cara ini alami walaupun tidak menular, kelainan kulit menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang terkena. Eksim pada umumnya terjadi pada masa kecil, misalnya pada bayi dan anak usia muda. Pada awal gejalanya, bagian-bagian kulit tertentu memerah, teriritasi, kering, dan bersisik. Beberapa kasus penyakit eksim bahkan dapat menyebabkan lepuh yang nantinya akan mengeluarkan air. Pengeluaran air ini salahsatu indikasi bahwa eksim sudah menjadi infeksi.

Gangguan penyakit yang menyerang tubuh, memang serigkali menimbulkan masalah yang cukup serius. Betapa tidak, tubuh yang fit dan prima yang tiba-tiba diserang dengan masalah penyakit akan tentu saja membuat tubuh mengalami perubahan dan penurunan fungsinya.

Cara Mengobati Eksim di Kaki sembuh totalTubuh yang sakit atau diserang dengan masalah akan membuat anda merasa lemas. Selain itu pada beberapa gangguan penyakit umumnya akan menimbulkan masalah yang akan membuat anda merasa tidak nyaman.

Gangguan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada saat tubuh mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Dengan kondisi ini, maka penyakit akan lebih mudah menyerang seseorang dan menimbulkan banyak masalah. Untuk itulah, menjaga tubuh tetap sehat dan menjaga agar sistem kekebalan tubuh dapat selalu prima adalah kunci dari menghindarkan penyakit dan masalah menyerang.

Nah, dari sekian banyak ancaman gangguan penyakit, masalah kesehatan kulit adalah salah satu gangguan yang seringkali menjadi momok yang menakutkan untuk hampir sebagian besar orang. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada penyakit kulit, bukan hanya gejala saja yang cukup menyiksa akan tetapi dampak yang ditimbulkan dari penyakit inilah yang seringkali memusingkan.

Dampak bekas luka yang ditimbulkan dari masalah gangguan kulit seringkali membuat orang frustasi mengatasi hal ini. Betapa tidak, bekas luka yang ditinggalkan umumnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk dapat menghilang. Itupun goresan atau coretan dari bekas luka tidak akan mampu menghilang secara keseluruhan. Pasien yang pernah mengalami penyakit kulit akan mungkin membutuhkan perawatan khusus guna mengembalikan keindahan kulitnya pada kondisi semula.

Seperti halnya dengan jenis penyakit kulit yang satu ini. Adalah penyakit eksim yang mungkin jenis penyakit ini sudah tak lagi asing ditelinga anda. Jenis penyakit kulit yang satu ini adalah penyakit kulit yang cukup banyak menyerang, terutama di Indonesia. Masyarakat Indonesia mengenali penyakit ini sebagai salah satu penyakit kulit umum dan banyak menyerang.

Akan tetapi meski sering mendengar istilah ini, tidak sedikit orang yang masih keliru dalam mengartikannya. Nah, untuk itulah penting sekali memahami apa sebenarnya arti dari penyakit kulit eksim ini, sebab masih banyak orang yang masih bingung dengan definisi dari gangguan kesehatan kulit ini. Untuk Itu, mari simak penjelasan lebih terperinci dibawah ini.

Cara Mudah Mengobati Penyakit Eksim Basah Dalam 3 Hari Sembuh

Apa Itu Eksim Basah?

Di Indonesia, banyak sekali istilah-istilah yang dipergunakan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan. Hal inilah yang terkadang membuat kita sulit menemukan padanan kata yang sesuai dengan ilmu kedokteran, termasuk dengan istilah yang digunakan untuk menyebut penyakit eksim.

Eksim basah atau dermatitis numularis adalah peradangan kronis pada kulit yang ditandai dengan lesi berbentuk koin (numular) atau oval dengan batas yang tegas. Disebut dengan eksim basah karena lesi atau kelainan kulit awal berupa bintil-bintil padat (papul) disertai bintil-bintil berisi cairan (vesikel) yang mudah pecah dan membasah.

Penyakit kulit yang disebut juga sebagai eksim nummular atau eksim diskoid ini sering muncul setelah terjadi luka pada kulit, seperti luka bakar, abrasi (akibat gesekan), atau gigitan serangga.

Penyebab utama terjadinya eksim basah sampai saat ini belum dapat diketahui secara spesifik. Namun demikian, para ahli menduga bahwa bakteri Staphylococcus dan Micrococcus ikut berperan didalamnya dengan ditemukannya peningkatan koloni di tempat kelahiran. Meskipun perannya secara patologis belum dapat diketahui, mungkin juga lewat mekanisme hipersensitivitas.

 

Ciri-ciri dan Gejala Eksim Basah

Gejala-gejala umum pada eksim basah (dermatitis numularis) diantaranya:

  1. Timbul rasa gatal yang hebat.
  2. Muncul lesi kecil menonjol dan berisi cairan (papulovesikel) yang membesar dan menyebar membentuk numular (seperti koin).
  3. Dapat muncul di kaki, badan, tangan, lengan maupun telapak kaki.
  4. Ketika terbentuk luka terbuka, maka lesi tersebut terlihat basah.
  5. Ketika cairan mengering, menjadi berkerak, dan setelah sekian lama menjadi bersisik.

Eksim basah lebih sering terjadi pada usia dewasa terutama pria dan jarang terjadi pada anak-anak. Selain itu, terdapat pula beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena eksim basah, diantaranya sebagai berikut:

  • Memiliki sensitivitas terhadap beberapa senyawa kimia seperti logam (nikel, krom, kobal) dan obat-obatan seperti neomycin.
  • Tinggal di daerah yang beriklim dingin atau kering.
  • Memiliki kulit kering (xerosis).
  • Pernah mengalami jenis eksim lainnya, terutama dermatitis atopik atau dermatitis stasis.
  • Terdapat luka pada kulit akibat gigitan serangga, senyawa kimia atau goresan benda asing.
  • Infeksi kulit dari bakteri.
  • Menggunakan obat-obatan tertentu seperti isotretinoin dan interferon.
  • Mengalami pembengkakan di kaki akibat peredaran darah yang kurang lancar.

 

Penanganan dan Obat Eksim Basah di Layanan Kesehatan

Mengingat eksim basah cenderung ke arah kronis dan residitif, maka pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengarahkan pada perbaikan kondisi penderita dengan mengurangi tingkat kekambuhannya.

Berikut beberapa penanganan dan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi eksim basah:

  1. Lindungi kulit. Trauma minor seperti gesekan atau sayatan dapat memperburuk kondisi kulit. Untuk itu, lindungilah kulit yang terkena eksim basah dengan perban dan jauhkan dari produk rumah tangga berbahan kimia seperti cat dan pelapis, pembersih lantai dan lain-lain.
  2. Gunakan emolien. Emolien atau pelembab dapat digunakan untuk membantu mengatasi kulit yang kering dan bersisik. Contoh emolien yang sering digunakan diantaranya seperti gliserine dan cetomacrogol cream, aqueous cream dan produk lainnya.
  3. Obat antiinflamasi. Obat antiinflamasi seperti kortikosteroid topikal, preparat ter, glukokortikoid, takrolimus, atau pimekrolimus dapat digunakan untuk mengatasi peradangan dan mengurangi iritasi kulit. Antibiotik. Jika terjadi infeksi sekunder, maka penderitanya dapat mengonsumsi obat antibiotik seperti erythromycin, trimethoprim atau sulfamethoxazole.
  4. Antihistamin oral. Untuk mengurangi rasa gatal dan membantu tidur agar lebih nyenyak, maka dapat mengonsumsi obat antihistamin seperti hydroxyzine.
  5. Steroid sistemik. Bagi penderita eksim basah yang tergolong berat, maka dapat diberikan steroid sistemik seperti prednilson dengan dosis oral sebesar 40-60 mg selama 4 kali sehari dengan dosis yang diturunkan secara perlahan. Penggunaan obat jenis hanya untuk jangka pendek.

Komplikasi yang kerap terjadi yakni infeksi sekunder oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus dan virus terutama Herpes simplex. Gangguan tidur akibat rasa gatal dan efek psikologis terhadap kondisi kulit yang dialami juga kerap dirasakan oleh para penderitanya.

Bila kamu sudah menempuh semua langkah di atas dan kondisimu belum juga membaik setelah seminggu, tidak usah bingung dan khawatir lagi mencari solusi obat gatal kulit tradisional. Bagi ya